contoh kalimat lived by
- We have always lived by bonding with another species.
Kami selalu hidup berikatan dengan spesies lain. - Once this house was lived by an Indian
Dulu, rumah ini ditempati oleh orang India. - Lived by it, now he's gonna fucking die by it.
Hidup bersamanya, sekarang dia akan mati olehnya. - All my life, I've lived by a code.
Seumur hidup aku hidup berdasarkan peraturan. - I never lived by the ocean
punya mimpi, rencana untuk masa depan, semuanya tapi nasibmu bukan ditanganku lagi. - You have broken every code you ever lived by.
Kau telah melanggar semua prinsipmu. - See, what you lived by the person throughout life.
Lihat, apa kau tinggal diseberang pada seseorang disepanjang hidupmu. - ...that has struck Dr. King, who lived by non-violence.
King, orang yang hidup tanpa kekerasan. Kadar lithium-nya terlalu tinggi. - The Priest and me, we lived by the same principles.
Si Pendeta dan aku, kami hidup dengan prinsip yang sama. - And I lived by it too, once.
dan aku juga pernah sekali. - This is the principle I've lived by and will keep.
Ini adalah prinsipku selama ini dan akan terus jadi prinsipku. - Eisbiber and hasslichen have lived by certain customs for centuries!
Eisbiber dan Hasslichen telah hidup dengan adat tertentu Selama berabad-abad! - Very good. I've always lived by myself.
Kau masih jomblo selama bertahun-tahun. - It's how life is lived, by the sword or by love.
Tapi mengenai cara hidup kita, Dengan pedang atau kasih. - I once lived by devoting myself to a set of laws.
Saya pernah tinggal dengan mengabdikan diri untuk satu set hukum. - And so every morning, betraying the ideals I thought I lived by,
Dan begitu setiap pagi, mengkhianati cita-cita yang dulu aku percayai, - No, my mom lived by herself.
Tidak, Ibuku tinggal sendiri. - The father I knew was not even a man who lived by the sword.
Ayah yang aku tau bukanlah pria yang "hidup dengan pedang". - He believed in strong principles and was among those who lived by example.
Dia adalah seorang pemimpin yang inspiratif, memimpin orang-orangnya dengan memberi contoh. - Painful, I know, for a man who lived by the power of his speech to be silenced.
Memang menyakitkan, bagi seorang yang berpidato hebat dibungkam.